LAZ ABA Keliling Arena Kuliner Tradisional ‘Nggruput’ Dalam Program Sapa Mas Berhadiah

PRINGSEWU – Lembaga Amil Zakat Abdurrahman Bin Auf (LAZ ABA) mengunjungi arena wisata kuliner dan jajanan tradisional ‘Nggruput’ (Minggu Meruput) dalam program Sapa Masyarakat (Sapa Mas). Sapa Mas dengan Tebar Al – Qur’an adalah salah satu program LAZ ABA Lampung Pokja Kabupaten Pringsewu.

Sapa Mas sendiri merupakan program menyapa masyarakat, kemudian diajak untuk membaca Al – Qur’an, apabila sudah baik dan benar maka akan mendapatkan uang tunai sebesar Rp. 500 ribu, namun bila tidak tetap akan diberikan Al – Qur’an sebagai hadiah.

Pada edisi kali ini berbeda dengan edisi – edisi sebelumnya, kegiatan yang biasa dilakukan setiap hari Sabtu pada kali ini dihari Minggu pagi karena adanya wisata kuliner Nggruput yang ada hanya dihari Minggu pagi komplek Pemda Kabupaten Pringsewu.

Pada kesempatan Minggu (3 Maret 2019) tim LAZ ABA yang terdiri atas Ustadz Latif Al Imami, Gusoyo, Ustadz Abdurahman Al – Hafizh dan Ponirin berkeliling diarena ‘Nggruput’ untuk menyapa masyarakat yang dijumpai sekaligus menawarkan tantangan untuk membaca Al – Qur’an satu muka halaman.

Dijumpailah, Sela asal Ambarawa yang profesinya seorang pelajar. Setelah tim LAZ ABA menyapa dan berbincang sebentar kemudian tim mengatakan, “Kalau mbak Sela bisa membaca satu muka Al – Qur’an tanpa salah, atau kalaupun salah tidak lebih dari tiga kali. Maka kami akan berikan hadiah uang Rp. 500 ribu rupiah,” ujar Ustadz Latif Al Imami.

Akhirnya mbak Sela mau menerima tantangan dari tim LAZ ABA dan mencoba membaca Al – Qur’an, namun baru dua ayat yang dibaca salahnya sudah enam. Kemudian tim berjalan lagi dan mendapati seorang ibu yang lagi duduk bersama anak dan temannya. Anggi asal Waringin Sari Kecamatan Sukoharjo yang berprofesi sebagai guru mau menerima tantangan LAZ ABA. Namun setelah membaca beberapa ayat tidak juga berhasil.

Setelah itu Alivia Nurani berasal dari Klaten seorang mahasiswa. Setelah tim menyapa dan memperkenalkan diri serta berbincang akhirnya Alivia mau membaca Al – Qur’an. Ustadz Abdurahman Al – Hafizh yang menyimak mengatakan bacaan Alivia lumayan bagus, kurang 4 baris lagi cukup satu muka Al – Qur’an. Namun karena salahnya sudah lebih dari tiga kali akhirnya dihentikan oleh Ustadz Abdurrahman Al – Hafizh.

Tim kemudian berjalan kembali dan mendapati seorang yang bernama Gufron asal Pringkumpul, Pringsewu Selatan yang berprofesi sebagai guru Bahasa Arab. Setelah menyapa, memperkenalkan diri dan lain lain akhirnya Gufron mau membaca al Qur’an. Setelah disimak oleh Ustadz Abdurrahman Al – Hafizh bacaan bapak Gufron sudah lebih baik.

“Bacaan bapak Gufron lebih bagus dari tiga orang sebelumnya. Hampir saja Pak Gufron Bisa menyelesaikan bacaannnya karena tinggal tiga baris lagi selesai. Namun kesalahannya sudah lebih tiga kali sehingga tidak berhasil,” ujar Ustadz Abdurrahman Al – Hafizh.

Kepada empat orang yang disapa tim semuanya mau menerima tantangan membaca Al – Qur’an namun tidak satu orangpun yang berhasil. Biarpun tidak berhasil tim LAZ ABA tetap memberikan Al – Qur’an kepada mereka sebagai hadiah.

Ustadz Latif Al Imami mengatakan bahwa program Sapa Mas dengan tebar Al – Qur’an ini in shaa Alloh akan terus digalakan. “Karena dengan program ini kita bisa menjalin tali ukhuwah islamiyah (persaudaraan sesama muslim) sekaligus memperkenalkan tentang LAZ ABA serta menyadarkan masyarakat muslimin akan pentingnya membaca Al – Qur’an sebagai pedoman umat Islam,” pungkasnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *