Perwakilan Lampung

LAZ ABA Adakan Pembekalan dan Pelantikan Relawan Muslimah

0 42

PRINGSEWU – Setelah dibentuknya relawan muslimah pada tanggal 30 Januari 2019, maka pada hari Sabtu (23 Februari 2019) diadakanlah pembekalan dan pelantikan relawan muslimah sebanyak 16 orang . Hal ini bertujuan untuk menambah dan meningkatkan pengetahuan serta wawasan para relawan.

Acara pembekalan dipusatkan di kantor LAZ ABA Pokja Pringsewu, jalan balai Pekon (Desa) Klaten Kecamatan Gadingrejo. Acara dimulai dengan pembukaan, Tilawah Al – Qur’an oleh Ustadz Abdurrahman Al – Hafizh dan sambutan oleh Ketua LAZ ABA Pokja Pringsewu Ustadz Latif Al Imami.

Ustadz Latif Al Imami mengatakan menjadi relawan LAZ ABA adalah tugas mulia karena denganya akan bisa membantu dan meringankan beban orang yang membutuhkan bantuan. Bahkan kita akan tergolong sebagi sebaik – baiknya manusia, sebagaimana hadits Nabi Muhammad SAW. “Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain.” (HR. Ahmad).

Selesai sambutan, kemudian dilanjutkan dengan acara inti yaitu pembekalan relawan, oleh motivator LAZ ABA Dwi Raditya Susilo, Spd. Banyak hal yang disampaikan, mulai dari pengertian relawan, tugas dan fungsi, hak dan kewajiban, hikmah, serta skill yang harus dimiliki relawan. Diantara cuplikan tentang kewajiban relawan adalah seorang relawan harus mempunyai bekal pengetahuan dan keterampilan.

Kemudian acara dilanjutkan dengan pelantikan oleh Dwi Raditya Susilo selaku wakil ketua LAZ ABA KPP Lampung dan ikrar relawan. Selanjutnya penandatanganan berita acara oleh Dwi Raditya Susilo yang melantik, Rosyida selaku koordinator relawan muslimah dan Ustadz Latif Al Imami selaku Ketua Pokja Pringsewu. Acara ditutup dengan foto dan makan siang bersama.

Ustadz Latif Al Imami berharap dengan diadakanya pembekalan untuk relawan muslimah ini dapat memberikan pemahaman yang luas kepada relawan yang akan bertugas. Dan memahami fungsi relawan sehingga kedepan dapat membantu menjalankan program program LAZ ABA.(*)

Leave A Reply

Your email address will not be published.