Kelas Aki – Aki di Rumah Tahfizh ABA Diikuti Camat dan Sekcam Ambarawa

PRINGSEWU – Rumah Tahfizh Abdurrahman Bin Auf (ABA) Lampung di Pekon Klaten di bawah naungan Lembaga Amil Zakat Abdurrahman Bin Auf (LAZ ABA) awal tahun 2019 ini telah membuka kelas tahfizh khusus remaja, emak – emak dan aki – aki. Metode yang digunakan adalah metode Tabarak, hal tersebut bertujuan untuk menumbuhkan kecintaan kepada Al – Qur’an.

Antusias aki – aki (bapak – bapak) dan emak – emak (ibu – ibu) dalam belajar Hafizh (belajar menghafal Al – Qur’an) sangat antusias, hal tersebut terlihat saat mereka mendaftar dan mengikuti proses belajar. Peserta aki – aki berjumlah 23 orang. Dengan berbagai latar profesi, mulai dari buruh, petani, guru, pekerja Pemda Pringsewu, bahkan camat dan sekcam disela -sela kesibukanya juga ikut didalamnya.

Hal tersebut seperti yang dilakukan oleh Camat Ambarawa Yuli Susapto dan sekcam Eko Purwanto juga ikut belajar menghafal Al – Qur’an yang diadakan setiap hari Sabtu malam Ahad mulai dari ba’da Maghrib sampai pukul 21.000 WIB.

Pengasuh RT ABA Lampung Ustadz Abdurrahman Al – Hafizh mengatakan untuk emak emak berjumlah 25 orang yang terdiri dari guru, ibu rumah tangga, bidan, hingga pemilik salah satu rumah sakit swasta di Kabupaten Pringsewu juga ikut. Untuk emak – emak diadakan setiap hari Senin dan Sabtu pukul 13.30 – 15.30 WIB dan untuk hari ini Senin 18/02/2019 merupakan kali kedua emak – emak masuk kelas.

Sementara itu, Ustadz Latif Al Imami selaku pembina RT ABA wilayah Pringsewu berharap agar peserta tetap semangat dan jangan malu malu untuk menghafal Al – Qur’an. Karena tidak ada kata terlambat untuk belajar menghafal Al – Qur’an meskipun sudah aki – aki dan emak-emak. “Alloh tidak akan melihat hasil yang kita capai, tapi kesungguhan kita untuk menghafal Al – Qur’an. Itulah yang akan dinilai Alloh Subhanahu Wa Ta’ala,” ujarnya.

Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : Ditawarkan kepada penghafal Al – Qur’an, “Baca dan naiklah ke tingkat berikutnya. Baca dengan tartil sebagaimana dulu kamu mentartilkan Al – Qur’an ketika didunia. Karena kedudukanmu di surga setingkat dengan banyaknya ayat yang kamu hafal.” (HR. Abu Daud 1466, Turmudzi 3162 dan dishahihkan Al – Albani).(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *