Perwakilan Lampung

LAZ ABA Santuni Janda dan Dhuafa Dalam Program SSKD

0 66

PRINGSEWU – Lembaga Amil Zakat Abdurrahman Bin Auf (LAZ ABA) Lampung mempunyai program rutin setiap hari Selasa yaitu Silaturahmi dan Santunan Keluarga Dhuafa (SSKD). Tujuan program tersebut adalah membantu sesama yang membutuhkan.

Pada hari Selasa (5 Februari 2019) tim LAZ ABA Pringsewu yang terdiri atas bapak Suparimin dan bapak Sutrisno mendatangi rumah Mbah Sujiem (77 tahun) warga Pekon (Desa) Yogyakarta Selatan Kecamatan Gadingrejo. Mbah Sujiem sendiri merupakan seorang janda dan dhuafa.

Dalam kesempatan tersebut, tim LAZ ABA Pringsewu menyampaikan ke Mbah Sujiem dan satu anaknya yang tingal bersama. “Bahwa tujuan kami datang hanya untuk bersilaturhmi. Tidak ada maksud yang lain dan tidak ada kaitanya dengan politik,” ujar bapak Suparimin didampingi bapak Sutrisno.

Setelah berbicara panjang lebar barulah bapak Suparimin menyerahkan paket sembako serta uang tunai. Setelah itu kemudian secara berturut – turut, tim LAZ ABA Pringsewu mengunjungi warga warga lainnya di Kabupaten Pringsewu.

Seperti, Mbah Painem (98 tahun) asal Pekon (Desa) Bulurejo Kecamatan Gadingrejo yang tinggal seorang diri dirumah yang terbuat dari bambu. Kemudian, Ibu Tuminah (48 tahun) janda dhuafa yang tinggal di jalan Gotong Royong Kelurahan Pringsewu Barat, Kecamatan Pringsewu yang pekerjaannya tidak menentu, namun harus membiayai keempat anaknya.

Sementara itu, Ketua LAZ ABA Pringsewu Ustadz Latif Al Imami berharap dengan program SSKD dapat membiasakan kita untuk senatiasa bersilaturhmi dan berbagi meskipun itu semua tidak harus dilakukan dihari Selasa. Dirinya kemudian membacakan dua hadist tentang keutamaan silaturahmi dan membantu dhuafa.

Dari Abu Hurairah Nabi Muhammad SAW bersabda :”Barangsiapa yang ingin dilapangkan rezekinya dan dipanjangkan umurnya maka hendaklah ia selalu menyambung tali silaturahmi.” (HR Bukhari – Muslim)

“Orang yang membantu para janda dan orang miskin adalah seperti orang yang berjihad di jalan Allah atau seperti orang yang selalu mengerjakan shaum di siang hari dan shalat di malam hari.” (Muttafaq’Alaih).” (*)

Leave A Reply

Your email address will not be published.