Perwakilan Lampung

LAZ BM ABA Terima 1 Unit Sepeda Motor Untuk Operasional Relawan

0 146

LAMPUNG SELATAN — Rasa Kepedulian yang mendalam dapat membangkitkan semangat pada diri seseorang untuk menolong sesama. Hal itu muncul dari jiwa yang ikhlas. Jiwa yang tersentuh dengan kejadian bencana alam yang menimpa saudaranya. Akhirnya rasa empati pun menggerakkan nalurinya untuk membantu dengan harta dan doa-donya. Dia keluarkan harta terbaiknya dan sedekahkan untuk membantu para relawan yang menangani korban dan melayani umat.

Hal itulah yang dirasakan oleh seorang dermawan yang berasal dari Lampung Timur, yang beralamat di Pasar Way Jepara Lampung Timur, Lampung. Dia adalah Ustad Iwan.

Baru-baru ini, Selasa (1/01/2019) Ust. Iwan memberikan infak terbaiknya yaitu 1 unit sepeda motor Scoopy tahun 2013 kepada relawan yang sedang menggalang dana Peduli Tsunami Selat Sunda di wilayah Way Jepara. Dengan ikhlas beliau menginfakkan motor kesayangannya demi membantu saudara-saudaranya yang terdampak tsunami. Masya Allah, satu teladan mulia yang patut ditiru oleh semua orang, red.

Adapun relawan yang menerima infak tersebut yaitu Bapak Sugeng dari Forum Komunikasi Pemuda Islam (FKPI) Lampung Timur.

Selanjutnya, mewakili FKPI Bapak Burhanuddin menyerahkan sepeda motor tersebut kepada Bapak Edi Setiono selaku Korlap relawan dan posko Rescue LAZ BM ABA yang berada di Kalianda, Lampung Selatan sehingga kendaraan tersebut dapat difungsikan.

Dijelaskan Burhanuddin, kendaraan tersebut agar digunakan untuk operasional tim relawan dan Rescue LAZ BM ABA selama menangani korban tsunami di sana dan kalau sudah selesai bisa diuangkan serta diberikan kepada anak yatim/janda duafa.

Sementara itu, Edi Setiono mewakili pengurus LAZ BM ABA mengaku sangat berterima kasih atas sedekah yang diberikan oleh dermawan yaitu Ust. Iwan. “Semoga apa yang sudah diberikan kepada Rescue LAZ BM ABA dibalas oleh Allah dengan yang paling baik di dunia dan akhirat”, ujar Edi kepada Pak Burhan. (*dw)

Leave A Reply

Your email address will not be published.