Hidup Sebatang Kara, Mbah Minatun Butuh Kepedulian

Tulang Bawang Barat — Hidup sebatang kara, tidak ada anggota keluarga di sisinya. Dalam keadaan sakit komplikasi, diabetes, dll. Usianya sudah renta, tubuh pun lemah tak berdaya. Keadaan itulah yang dialami oleh Mbah Minatun (83 th), seorang janda dhuafa warga Desa Mulya Asri, Tulang Bawang Barat (Tubaba).

 

Mbah Minatun tinggal seorang diri di rumah yang sangat sederhana. Anak-anaknya sudah pergi semenjak berkeluarga. Sehari-harinya hanya berjualan kecil-kecilan di depan rumahnya. Namun, sejak penyakitnya kambuh serius, Mbah Minatun hanya bisa terbaring lemah di pembaringan.

 

Hidupnya pasrah dan hanya bergantung pada bantuan orang lain. Bapak Munir dan istrinya adalah tetangga dekat Mbah Minatun, yang sehari-harinya merawat dirinya. Keadaan Mbah Minatun mengundang keprihatinan yang mendalam.

 

Mengetahui hal ini, petugas LAZ BM ABA Pokja Tubaba langsung berkunjung ke rumah Mbah Minatun di Desa Mulya Asri. Dua orang petugas menjenguk keadaan Mbah Minatun, mendoakan, dan sekaligus memberikan santunan kepada beliau sejumlah Rp 300.000 pada Selasa (4/9/2018) sekira pukul 16.30 WIB.

 

Santunan itu diserahkan langsung oleh Ust. Azzam selaku pembina LAZ BM ABA Pokja Tubaba yang didampingi oleh Joniansyah, selaku Manajer Fundrising. “Mohon diterima ya Mbah. Ini sedekah amanah dari donatur BM ABA yang peduli dengan nasib dhuafa. Semoga bermanfaat buat Mbah” ujar Ust. Azzam dengan haru saat menyerahkan santunan.

 

Mbah Minatun sangat gembira, namun juga terharu menerima santunan itu. Dengan spontan beliau mengucapkan terima kasih dan mendoakan petugas LAZ BM ABA. “Semoga Allah membalas semua kebaikan pengurus LAZ BM ABA” ungkapnya tulus. (*dw)

#PeduliDhuafa

#BerbagiItuHebat

#LazBmAba

#MaslahatUntukUmat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *